Hidup Sederhana

renungan

Menginjak kepemimpinan Indonesia di pegang Presiden Jokowi kondisi ekonomi dirasakan melemah. Kemudian dilakukanlan pergantian sejumlah menteri. Tapi belum ada hasil yang maksimal. Kondisi ekonomi Negara masih melemah dan belum mengalami kenaikan yang signifikan.

Lantas banyak orang-orang yang kebingunang. Takut miskin, hidup menderita dan ada ancaman PHK dari perusahaan. Tapi kita sebagai umat Islam tidak boleh takut. Karena memiliki solusi hidup sederhana sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah. .

Oleh karena itu, Islam mengajarkan kita agar hidup sederhana. Dengan hidup sederhana, kita selalu akan merasa cukup, bahagia, dan bersyukur kepada Allah. Sebaliknya Allah melarang kita untuk hidup mewah dan boros. Allah menyebut orang-orang yang mewah sebagai lalai dan masuk neraka. Allah menyebut orang-orang yang boros dan menghamburkan harta untuk kepentingan pribadi secara berlebihan sebagai saudara setan.

Mengapa? Ini karena orang yang boros biasanya akan berlaku zalim. Meski pendapatan besar, karena boros, dia akan selalu merasa kurang. Dia akan mencuri, merampok, korupsi dan sebagainya untuk membiayai gaya hidupnya yang boros itu.

Nabi Muhammad. Jika mau, beliau bisa hidup mewah seperti Kaisar Romawi dan Kaisra Persia. Tapi beliau tidak mau melakukan itu. Sebagian besar hartanya diberikan untuk ummatnya.

Dalam sebuah dalil hadits Nabi saw. riwayat Imam Ahmad menerangkan bahwa : tidak akan susah orang yang hidup dengan sederhana. Dalil tersebut di atas adalah hanya salah satu dalil hadits tentang anjuran Nabi tentang hidup sederhana.

Selengkapnya, silakan baca tabloid Posmo

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


 Powered by Max Banner Ads