Pembuktian Munculnya Satria Ketujuh

Capres-New copy

Satria Pinandhita Sinisihan Wahyu. Tokoh pemimpin yang amat sangat religius. Sampai-sampai digambarkan bagaikan seorang Resi/Begawan (Pinandhita). Yakni senantiasa bertindak atas dasar hukum/petunjuk Allah SWT (Sinisihan Wahyu). Dengan selalu bersandar hanya kepada Allah SWT, Insya Allah, bangsa ini akan mencapai zaman keemasan yang sejati. Siapa sosok tersebut? Akankah ramalan tersebut terbukti?

DIGAMBARKAN oleh R. Ng. Ronggowarsito, “Ratu Adil” atau “Satrio Piningit”, kesatria tersembunyi memiliki segala sifat adil-ideal pemimpin. Tokoh suci bagaikan bunga teratai putih yang harum semerbak, laksana bunga pandan tersembunyi di kelebatan daunnya.

Keadilan dan kebijaksanaannya bisa diterima semua kalangan, rakyat, dan para pembesar lapang dada menerima segala keputusannya dan tunduk terhadap perintahnya. Dia adalah tokoh pemimpin religius, Resi Begawan (Pinandhita), senantiasa bertindak atas dasar hukum Tuhan, dan ia akan membawa Nusantara menuju kejayaan. Gemah Ripah Loh Jinawi Toto Titi Tentrem Kertoraharjo, melimpah sumber daya alam dan subur-makmur, aman, tenteram, dan sejahtera.

“Hari-hari Nusantara semakin pelik, wong cilik semakin tercekik, rakyat bernapas tersengal di ambang putus asa. Masa depan suram, akhirnya harapan terpaksa bertumpu pada mitos, kisah, pekabaran silam dan legenda, bahwa Satria Piningit akan datang di ujung zaman sebagai Ratu Adil, utusan Dewa Bathara juru selamat umat manusia,” ungkap Empu Pitrang Susilo kepada posmo di pertapaannya.

“Dari semua keputusasaan tersebut, akhirnya rakyat hanya mengharapkan terwujudnya ramalan para leluhur. Dengan melihat pedoman rahasia pada angka 7. Angka 7 tersebut bisa bermakna apa saja dan menjadi perlambang suatu keajaiban. Angka 7 merupakan jumlah 7 hari dalam sepekan, 7 lapis langit dan bumi, 7 warna pelangi, 7 rongga tubuh utama, 70 tahun usia rata-rata manusia, 70.000 malaikat penjaga. 7 keajaiban alam tak henti mengundang pesona. 7 abad siklus revolusi peradaban dunia, pencerahan Isa Al-Masih awali Masehi, revolusi jahiliyyah abad ke-7 Jazirah Arabia, lalu dikaitkan dengan kejayaan nusantara 700 tahun silam, Majapahit era Gajah Mada. Kini, NKRI akan memasuki usia 70 tahun pada 2015. Dan kini langkah kaki presiden RI ke-7 makin nyaring terdengar menuju singgasana.

Sekadar mengingatkan bahwa 7 Satrio piningit Ronggowarsito yakni Satria Kinunjara Murwa Kuncara, Satria Mukti Wibawa Kesandung Kesampar, Satria Jinumput Sumela Atur, Satria Lelana Tapa Ngrame, Satria Piningit Hamong Tuwuh, Satria Boyong Pambukaning Gapura dan Satria Pinandhita Sinisihan Wahyu. 6 dari 7 satria berurutan ditafsirkan. Bung Karno, Pak Harto, BJ Habibie, Gus Dur, Mbak Mega, dan SBY. Tinggal satu lagi, satria piningit ketujuh, Satria Pinandhita Sinisihan Wahyu, sang Ratu Adil RI-1 niscaya bisa naik tahta pada pilpres 2014 mendatang.

Siapakah yang memiliki gambaran sebagai satria ketujuh tersebut? “Mencermati perkembangan terkini, ada 7 tokoh yang dimungkinkah diusung oleh 7 parpol. Pertama adalah Hatta Rajasa (PAN), Kristiani Yudhoyono (Demokrat), Aburizal Bakrie (Golkar), Prabowo Subianto (Gerindra), Wiranto (Hanura), Megawati Soekarnoputri (PDIP) atau Surya Paloh (Nasdem).

Selengkapnya, silakan baca di Tabloid Posmo Edisi 699, terbit 17 Oktober 2012